cool hit counter

PCIM Turki - Persyarikatan Muhammadiyah

 PCIM Turki
.: Home > Artikel

Homepage

Perspektif 4 | Tiga Elemen Utama Keberhasilan Pendidikan

.: Home > Artikel > Pimpinan Pusat
19 April 2019 16:43 WIB
Dibaca: 153
Penulis : Dinil Abrar Sulthani, M.Pd.I (Mahasiswa S3 - Marmara University)

Pendidikan dapat dimaknai sebagai dimensi utama dalam pembentukan pribadi setiap anak. Pendidikan itu dapat dijalankan secara formal melalui lembaga pendidikan atau diperankan dalam kebiasaan dan rutinitas dalam sebuah keluarga. Pendidikan memang bersifat general, karena ia mengandung berbagai unsur rencana, proses dan tujuan pendidikan. Yang dapat diambil ringkasan ialah mendidik bukan perkara jangka pendek, tetapi ia merupakan jangka panjang yang dilakukan secara terus menerus, bahkan sampai hayat lepas dari kandung badan. Guru mendidik siswanya, orang tua mendidik anaknya, masyarakat mendidik lingkungannya. Dengan kata pemaknaan pendidikan maka kemajuan suatu peradaban niscaya dapat dicapai dengan baik dan gemilang.

 

Tentu bukan perkara mudah mencapai tujuan tersebut, perlu ada upaya yang sinergi dari 3 elemen penting dalam pembentukan karakter, yaitu orang tua, sekolah dan masyarakat. Sebagai contoh: Siswa yang dididik dengan baik oleh gurunya di sekolah, ia menjadi cerdas dan paham tentang pelajaran, namun orang tua kurang memperhatikan anaknya, Kedepannya kondisi tersebut akan menjadi celah pemicu terbentuknya karakter yang kurang baik. Ia pintar tapi suka membantah orang tuanya, ia cerdas tetapi sering ‘membodohkan’ temannya. Kenapa bisa terjadi demikian? Sebab tidak terjadinya hubungan batin antara orang tua dan anak. Orang tua tidak membangun jalinan hati akan kepribadian anaknya. Orang tua kurang peduli baik buruk anaknya dalam bersikap. Karena bagi mereka cerdas sudah cukup.

 

Orang tua perlu mengambil peranan lebih terhadap anaknya. Hal yang paling utama dalam pendidikan pada anak adalah kepedulian orang tua. Biar anaknya sudah sekolah dimanapun, baik di sekolah yang bergengsi atau sekolah biasa, bersekolah di kota atau di desa. Orang tua harus menjadi tokoh utama dalam pembentukan karakter anak. Inilah yang disebut pendidikan utama. Sekolah dapat dikatakan sebagai pendukung keberhasilan mendidik. Karena, dominannya orang tua memiliki keterbatasan ilmu pengetahuan untuk mendidik anaknya, sehingga diperlukan guru untuk mendidik anaknya. Dan sekolah pun hadir sebagai lembaga pendukung keberhasilan pendidikan anak.

 

Tidak kalah pentingnya adalah pengawasan masyarakat. Umpama: siswa sudah dididik dengan baik di sekolah, sudah dibimbing dengan halus di rumah, tetapi lingkungan kurang mendukung. Maka perihal itu juga akan menjadi celah datangnya kerusakan pendidikan. Tidak sedikit siswa sekarang dengan terbuka merokok di depan umum, atau tawuran di sebagian tempat. Masyarakat yang bijak harus mengambil peran untuk menjadi agen pengawas dan pencegah kerusakan. Tidak ada salahnya, masyarakat menegur anak yang merokok dan melarangnya. Dan sangat bermanfaat jika masyarakat membubarkan tawuran pelajar yang sedang terjadi bahkan mendamaikan yang bermasalah. Sikap-sikap kebijaksanaan pada masyarakat itu harus hadir untuk menopang keberhasilan pendidikan bagi setiap anak bangsa.


Tags: elemen , pendidikan
facebook twitter delicious digg print pdf doc Kategori : Perspektif

Berita

Agenda

Pengumuman

Link Website